RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

5 Ibu Terkejam yang Tega Merenggut Nyawa Sang Anak

Pada tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu untuk mengapresiasi jasa para ibu hebat, yang sudah melahirkan dan membesarkan anak dengan baik. Dimana Hari Ibu menjadi kesempatan baik untuk para anak untuk mengucapkan kata terima kasih dan sayang. 

Namun sayang, tidak semua wanita dapat menjadi seorang ibu. Karena bukannya memberikan kenyamanan terhadap anak, malah mereka inilah yang merenggut nyawa anak yang sudah ia lahirkan. Seperti yang akan kita bahas sekarang, para wanita ini tidak layak mendapat predikat ibu karena kekejaman yang sudah mereka lakukan terhadap sang anak. 

Berikut adalah 5 ibu terkejam yang mengambil nyawa sang anak dengan tangannya sendiri;

1. China Arnold

September 2008, seorang wanita bernama China Arnold ditangkap dan dijatuhi hukuman seumur hidup. Hal ini karena ia tega membunuh anaknya yang baru berusia 28 hari. Cara membunuhnya sangat keji dan biadab, karena ia memasukkan sang bayi ke dalam microwave. Tangisan dan teriakan sang anak tidak menghentikan perbuatannya, hingga bayi malang itu meninggal karena hangus terpanggang.

Di dalam persidangan China Arnold memberikan pernyataan bahwa, ia melakukan hal keji tersebut dalam keadaan tidak sadar karena sedang dalam pengaruh narkoba. Selain itu ia juga dalam keadaan stres akibat bertengkar dengan ayah sang bayi.

2. Susan Smith 

Ketika dihipnotis oleh cinta, maka seseorang dapat melakukan apapun diluar nalar. Seperti Susan Smith yang tega membunuh kedua anaknya, hanya karena ia ingin hubungannya dengan sang kekasih kaya raya dapat berjalan dengan lancar.

Awalnya Susan Smith membuat skenario bahwa kejadian tersebut terjadi karena pembajakan mobil yang mengakibatkan sang anak meninggal. Namun terungkap bahwa sang ibu lah yang dengan tega membunuh anak-anaknya dengan cara Michael yang berusia 3 tahun dan Alexander yang berusia 14 bulan, diikat oleh sang ibu di dalam mobil. Kemudian tanpa perasaan sang ibu menenggelamkan mobil tersebut ke sebuah danau yang ada di Carolina.

3. Lin Li

Seorang ibu pasti memiliki caranya sendiri untuk mendisiplinkan anaknya. Hal ini juga dilakukan oleh Lin Li ibu muda berusia 28 tahun asal Tiongkok. Dimana anak Lin Li yang bernama Melody (2 tahun) bermain air hingga basah kuyup. Tak tahan melihat tingkah sang anak, Lin Li pun memberi pelajaran kepada sang anak. Lin Li menyeret anak kecilnya ke dalam kamar mandi dan kemudian menenggelamkan kepala sang anak di dalam wadah air. Tidak berapa lama ia keluar dari kamar mandi dan tidak mengecek keadaan sang anak. Karena perbuatannya membuat sang anak Melody meninggal dunia. 

4. Megan Huntsman

Wanita satu ini melakukan perbuatan biadab terhadap anak-anaknya. Dimana Megan Huntsman membunuh setiap bayi yang ia lahirkan. Dia melakukan perbuatan ini dari tahun 1996 hingga 2006, karena perbuatan kejinya ini setidaknya ia sudah membunuh sebanyak 6 bayi. 

Bahkan ketika sudah membunuh bayi-bayi malang ini, Megan Huntsman tidak menguburkannya dengan layak. Megan Huntsman membungkus tubuh mungil sang bayi menggunakan kresek dan kemudian disimpan ke dalam sebuah kotak kayu yang ia letakkan di garasi rumahnya. Perbuatan keji Megan Huntsman ini harus dia bayar dengan 30 tahun kurungan penjara.

5. Andrea Yates

Pada tanggal 20 Juni 2001 terjadi pembunuhan sangat keji. Seorang ibu dengan tega membunuh keempat anaknya yakni, Noah (7 tahun), Paul (3 tahun), Luke (2 tahun), dan Mary (6 bulan). Keempat anaknya ini ia bunuh dengan cara ditenggelamkan di kamar mandi. 

Motif pembunuhannya membuat siapa saja akan mengelus dada. Dimana Andrea Yates bersaksi bahwa ia mendengarkan bisikan setan yang ingin membawa anak-anaknya ke neraka. Karena tak ingin hal ini terjadi, Andreas Yates pun membunuh keempat anaknya.

Menjadi seorang ibu bukanlah perkara melahirkan saja, namun seseorang harus bisa merawat dan membesarkan serta memenuhi kebutuhannya. Banyak orang yang merasa ketika ia melahirkan berarti ia berhak melakukan apapun terhadap sang anak. Namun hal ini salah, tidak anak yang bisa meminta dan memilih dari orang tua mana mereka akan dilahirkan. Sehingga tidak ada alasan apapun yang dapat digunakan untuk menyakit sang anak apalagi hingga mengambil nyawa mereka. Karena pilihan kalian untuk menjadi orang tua dan memilih untuk melahirkan sang anak. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *