RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Akibat Pesugihan Kucing Hitam Berakhir Mengenaskan

kejadian pengeroyokan oleh warga setempat disebuah toko mas akibat pencurian itu ternyata adalah suami nya sendiri.

sudah mencari pekerjaan kesana kemari dengan bekal ijazah lulusan s1, tidak membuat nya segera mendapatkan pekerjaan. Sampai sempat pergi ke kota untuk merantau,dan memperuntukkan nasibnya di kota besar, namun tidak berhasil juga. Bahkan sudah mencoba berbagai usaha kecil-kecil an di kampungnya selalu gagal. Dengan modal hasil hutang tetangganya, hingga pernah hutang di bank. Istrinya yang dinikahi nya 1 tahun yang lalu , selalu mendampingi suami nya itu dan menasehati Ibnu.

“sabar mas,anggap saja ini semua cobaan untuk kita.”kata istrinya

mereka belum juga dikaruniai anak sampai sekarang. Istri nya itu berdiam dirumah

mengurus semua pekerjaan rumah. Keseharian Ibnu sekarang, dia bekerja serabutan apa saja dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nya dan istri. Walaupun dengan pekerjaan yang

serabutan itu, bukannya prihatin malah dia hambur-hamburkan uang nya untuk berjudi.

Mungkin itulah yang membuat dirinya selalu gagal, karena judi haram untuk dilakukan, maka dari itu dalam usaha tidak pernah berhasil. Setiap mendapat rejeki selalu

mencari tempat untuk berjudi. Istrinya yang mengetahui kelakuan suami nya itu hanya bisa bersabar dan berdoa. Karena suami nya sangat keras kepala apabila dinasehati masuk kuping kanan keluar kuping kiri saja. 

Suatu ketika Ibnu bertemu dengan teman nya, Ibnu yang datang berkunjung kerumahnya.

teman nya itu menanyakan kabar Ibnu dan istrinya. Muksin juga menanyakan tentang apa pekerjaan nya sekarang, namun Ibnu tidak menjawab itu semua dia malah curhat tentang nasibnya yang selalu gagal dalam segala apapun itu.

Muksin merupakan seorang juragan di kampungnya. teman nya itu sudah sukses dengan usaha nya yang ada dimana-mana. Mendengar nasib Ibnu,Muksin merasa prihatin dan dia ingin membantu dirinya. Lalu Muksin berbisik kepada Ibnu, dia menyuruh Ibnu untuk datang ke sebuah padepokan yang ada ditengah hutan. Hutan itu berada dikota lain, yang jaraknya jauh dari kampungnya itu. Untuk kesana harus menempuh perjalanan selama 4 jam an untuk sampai ditempat padepokan itu.

Ibnu disuruh untuk menemui Datuk Alang yang singgah di padepokan itu. Datuk Alang ini orang yang sangat pintar dan mumpuni yang dipercaya oleh warga sekitar dan memang membuahkan hasil. Sudah banyak orang-orang yang datang dari berbagai kota lain

untuk mendatangi ke padepokannya itu,dengan alasan yang berbeda-beda. Namun kebanyakan yang datang ketempat Datuk Alang adalah untuk merubah nasib hidupnya yang kurang beruntung. Karena Muksin tau kalau Ibnu tidak memegang uang sepeser pun, tiba-tiba dia pergi meninggalkan Ibnu masuk kedalam. Ternyata dia mengambil sebuah amplop coklat yang tebal. Lalu memberikan amplop coklat begitu saja kepada Ibnu.

“loh apa ini sin?”tanya Ibnu

“itu amplop berisi uang,uang itu bisa kamu pergunakan untuk bekal kamu pergi ke padepokan Datuk Alang.”kata Muksin. 

Tanpa menjawab apapun lagi, Ibnu langsung berpamitan kepada Muksin. Lalu dia pergi menuju ke daerah hutan padepokan milik Datuk Alang. Ibnu tidak berpamitan dengan istrinya.  Ibnu menggunakan bus untuk ketempat itu. Perjalanannya cukup jauh, hingga membuat Ibnu tertidur dalam perjalanan. Tanpa sadar saat Ibnu terbangun, ternyata sudah sampai ditempat pemberhentiannya itu.

Terlihat sebuah pangkalan ojek dipinggir jalan.  Ibnu menghampiri ke pangkalan

tersebut. Karena kurang tau tempat nya Datuk Alang, dia menanyakan kepada tukang ojek yang berada dipangkalan.

“maaf mau tanya,tempat padepokan datuk alang itu sebelah mana ya bang?”tanya nya 

“ada didalam hutan sana, mari saya antar kalau mau. Perjalanan nya cukup jauh soalnya.”kata salah satu ojek

Ibnu pun naik ojek untuk bisa ke tempat padepokan Datuk Alang. dengan melewati jalan setapak yang ada di dalam hutan itu dan banyak pohon-pohon yang rimbun, disertai dengan suara hewan-hewan disekitar hutan seperti kera,burung-burung berkicau.

Suasana dingin mencekam menyelimuti tubuhnya itu, yang hanya berbekal jaket tebal

dikenakanya. Setelah sekitar 30 menit perjalanan melewati hutan. Akhirnya sampai juga ditempat padepokan Datuk Alang.

Ibnu menyuruh tukang ojek tersebut untuk menunggu nya hingga selesai. Terlihat beberapa orang duduk di depan padepokan yang sedang menunggu antrian giliran dipanggil. 

Ibnu pun ikut duduk dan mengantri serta tempat nya memang senyap

1 jam menunggu, kini giliran Ibnu yang dipanggil. Dia pun langsung bergegas masuk e

kedalam. Berbagai sesajen tertata didalam ada banyak kembang, hingga boneka-boneka kecil terpampang. Tempatnya berbau anyir, bau kemenyan yang dibakar dan gelap hanya ada beberapa lilin yang menyala.

“apa keperluan mu?”tanya Datuk Alang 

Ibnu pun menceritakan nasib nya yang selama ini dia alami dan dia ingin hidup berkecukupan. Datuk Alang memberikan syarat kepada Ibnu.

“ada syarat-syarat yang kamu harus lakukan.”kata datuk

“syarat nya apa datuk?”tanya Ibnu 

“kamu harus mencari kucing hitam jantan yang mulus, setelah kamu mendapatkan kucing hitam itu. Kamu kuburkan kucing itu didepan rumah mu. 

“lalu bagaimana lagi datuk?”

“kamu ambil kain kafan dan bungkus kucing hitam itu secara hidup-hidup dengan kain kafan.” 

“baik datuk akan saya lakukan.”

“tunggu,masih belum selesai ritualnya.

setelah dikuburkan didepan rumah, gali kembali kuburan itu tunggu hingga 8 bulan, lalu ambil tulang belulang kucing hitam itu dan bawa pulang

tulang itu beserta bungkusnya. 

“lalu setelah itu apa lagi datuk.?”

“kamu taruh dalam suatu ruangan tertutup dan jangan ada satu orangpun yang masuk kedalam kecuali kamu sendiri.”

“iya datuk akan saya lakukan semuanya.” 

“ada lagi, dalam ruangan itu taruh sebuah cermin dan beberapa sesajen lalu kamu rapalkan mantra ini sebelum kamu bertindak. Kalau tubuhmu menghilang didepan cermin brati kamu berhasil.” kata datuk sambil memberikan kertas bertuliskan mantra.

 “lalu bagaimana lagi caranya datuk? 

“kamu jangan serakah, kalau kamu serakah tanggung sendiri akibat nya. Satu lagi

jangan pernah sesekali tubuhmu tersiram air, karena kalau sekali saja tubuhmu terkena air, maka wujudmu akan terlihat kembali.”

“baik datuk saya mengerti,akan saya lakukan syaratnya.” 

setelah selesai mendengarkan semua syarat-syarat Datuk Alang. Ibnu langsung membayar maharnya dengan uang yang sudah diberikan oleh Muksin kemarin. Lalu dia beranjak pergi dari tempat padepokan itu. Dia pulang bersama ojek yang masih setia menunggunya didepan. 

Hari sudah malam,mereka melewati tengah hutan yang hanya mengandalkan sorot lampu motor untuk penerangan jalan setapak yang dilalui nya. Sampai dipangkalan ojek,tapi Ibnu

menyuruh tukang ojek tadi, untuk dapat mengantarkan nya ke sebuah terminal terdekat dari padepokan itu karena dia ingin segera pulang. Ojek pun mengantarkan Ibnu ke terminal. Waktu yang ditempuh dari padepokan ke terminal hanya 15 menit saja.

Sesampainya diterminal dia memesan tiket bus untuk tujuan pulang. Setelah menunggu 1 jam an us yang dia tumpangi itu baru jalan. Ibnu pulang dari padepokan itu pukul 10 malam, sampai rumah sekitar pukul 2 dinihari. Namun saat sampai dirumah. Semua pintu nya sudah tertutup rapat karena istrinya pasti sudah tidur. Akhirnya Ibnu tidur didepan

teras rumah sampai pagi. Pagi nya saat istrinya membuka pintu dia tampak terkejut. melihat suaminya yang tertidur diteras rumah. Lalu istrinya mencoba membangunkan Ibnu. 

“mas..mas..bangun kamu kok tidur disini.”ucap risma istrinya

“kan pintu nya sudah tertutup tadi malam.”kata Ibnu

“kamu dari mana saja mas,selama dua hari kok gak pulang.?”tanya risma

“oh itu aku cari pekerjaan.”jawab Ibnu 

“kok gak pamit dulu mas sama aku,aku kan cemas.”tanya risma lagi

Tanpa menjawab pertanyaan istrinya itu, Ibnu langsung masuk begitu saja kedalam rumah. Dia melanjutkan kembali tidurnya itu, karena lelah setelah perjalanan 2 hari yang dia tempuh itu. Dalam tidurnya itu,dia bermimpi didatangi seseorang yang tidak dikenal dan memberi tahu tempat kucing hitam yang dia cari itu.

“kucing hitam yang kamu cari berada dipemakaman dekat jalan rayapergilah dan ambil.”katanya 

Ibnu langsung terbangun dengan keringat membasahi tubuhnya dan nafas yang terengah-engah. Malam hari nya dia mendatangi makam didekat jalan raya yang dikatakan seseorang dalam mimpi nya itu. Sesampai nya dipemakaman itu,

ternyata benar terdapat seekor kucing hitam yang sedang duduk didepan pemakaman itu.

Dia pun menghampiri kucing hitam itu dan membungkusnya dengan kain kafan yang sudah Ibnu persiapkan dari rumah. Kucing hitam itu dia masukkan kedalam kresek hitam lalu dibawa kerumah. Kebetulan istrinya sudah tertidur. jadi dia bisa untuk menguburkan kucing hitam itu didepan rumahnya. Semua dia lakukan sesuai dengan perintah dari Datuk Alang. 

Singkat cerita,8 bulan kemudian. Ibnu menggali kembali kucing hitam itu didepan rumahnya. Ibnu mengambil semua tulangnya itu,

beserta kain kafan, lalu membawa nya kedalam rumah. Dia letakkan kucing itu didalam satu ruangan rumah yang tertutup dan tidak diketahui istrinya. Saat malam jumat kliwon tiba. Ibnu merapalkan mantra yang sudah diberikan oleh Datuk Alang waktu itu dan benar-benar nyata. Sekarang tubuhnya telah menghilang didepan cermin itu. Setiap malam Ibnu selalu pergi berkeliling kerumah-rumah orang kaya untuk mengambil semua harta milik orang itu.

Beberapa bulan kemudian, kehidupan Ibnu sudah berubah drastis. Yang dulu nya rumah nya hanya berlapis pagar bambu, sekarang menjadi rumah yang megah dengan tembok yang berpagar besi mengelilingi seluruh rumahnya. Dengan 2 mobil berjejer digarasi rumahnya.

dan barang-barang berharga yang dia miliki dengan mudahnya. Bahkan memiliki beberapa perhiasan yang tak terhitung jumlahnya. 

Sekarang Ibnu dan istrinya itu telah dikaruniai seorang anak perempuan yang cantik. Buah hati nya yang mereka tunggu-tunggu selama beberapa tahun ini. Ibnu juga sudah memilik

beberapa usaha yang cukup berkembang dan tersebar dibeberapa kota-kota besar yang membuat nya semakin kaya dan bergelimang harta.

Duatu ketika Muksin, temannya yang dulu membantu nya itu datang kerumahnya. Hubungan mereka semakin erat layaknya seorang saudara, karena mereka sekarang sudah sama-sama sukses. Ibnu juga sangat berterima kasih kepada Muksin karena telah membuat nya hidup berkecukupan.

Terkadang Ibnu juga mampir kerumah Muksin untuk memberikan uang sebagai tanda terimakasih nya kepada Muksin. Muksin pun tidak menolak nya, karena dia menghargai pemberian Ibnu untuknya selama ini. Mereka bercerita tentang usaha nya masing-masing. Dalam perbincangan nya mereka berdua, Muksin menasehati kepada Ibnu. 

“nu ,sudah kamu jangan meneruskan ritual itu lagi, karena kamu bakal celaka nanti nya. Lagipula sekarang kamu sudah sukses.”kata Muksin

“tidak mau aku harus semakin kaya. Aku tidak mau memikirkan untung rugi usaha ku nanti nya.”jawab Ibnu keras kepala. 

Sejak saat kejadian itu, Ibnu semakin menjadi-jadi. Dia tetap melakukan itu dan tidak mendengar kan nasehat dari Datuk Alang, apalagi nasehat dari Muksin temannya itu. Sekarang hubungan kedua nya semakin renggang karena sikap serakah nya Ibnu yang tidak

mau mendengar kan nasehat dari Muksin.

Sedangkan istrinya yang duduk di samping Ibnu mendoakan suaminya itu agar sukses selalu,dilancarkan rejekinya dan selalu menyayangi istri dan anaknya. Ibnu yang mendengar ucapan risma istrinya itu hanya bisa senyum-senyum saja tanpa menjawab.

Malam ini mereka berkumpul bersama setelah sekian lama nya Ibnu jarang sekali untuk ada dirumah. Mereka bercerita dan bercanda dengan anak tunggal nya bernama putri yang baru berusia 1 tahun. Hingga suatu ketika saat siang hari. Ibnu menjalankan aksi nya lagi, tanpa kapok nya dia tidak mengingat nasehat dari sang Datuk Alang. Kali ini dia beraksi disebuah pertokoan emas yang ada dipasar. Ibnu dengan sigap nya mengambil seluruh perhiasaan yang bermacam-macam yang ada ditoko mas itu. Dia lalu memasukkan semua perhiasan kedalam sebuah tas besar yang sudah dia bawa dari rumah.

Saat itu didalam toko emas terdapat dua karyawan yang sedang beradu mulut. Ibnu berdiri ditengah-tengah karyawan tersebut.  Tanpa sengaja salah satu karyawan itu menyiram segelas air kepada karyawan satu nya, namun Ibnu yang berada ditengah itu jadi ikut tersiram. Saat itu juga Ibnu menampakkan wujudnya. Kedua karyawan pun terkejut dengan

keberadaanya tangan Ibnu sedang mengambil perhiasan dietalase tepat didepannya. Kedua karyawan tersebut berteriak secara bersamamaan, kebetulan saat itu toko ne masih sepi.

“Toooooolllllooooooooonnnnngggggg…!!!! ada maling!”ucap keduanya sontak membuat Ibnu jadi kaget dan langsung berusaha untuk kabur dari tempat itu.

Namun dia terlambat,semua orang sudah mengepung Ibnu membuat dirinya tidka bisa ngapa-ngapain lagi. Semua ora mengeroyok dan memukuli Ibnu secara bersama-sama tanpa ampun. Hingga membuat Ibnu tewas ditempat, salah satu karyawan toko emas itu kemudian menelpon polisi. Polisi datang untuk menyelidiki kasusnya lalu membawa jenazah nya kerumah sakit untuk diotopsi.

Tubuhnya terbujur kaku, dengan bekas pukulan yang merah lebam disekujur tubuhnya. 

polisi mengecek isi dompet nya yang berada didalam tas dan menemukan sebuah KTP milik korban. Saat tau data diri dan tempat tinggalnya polisi langsung datang kerumah kediaman nya dan memberi tahu istrinya. Saat polisi memberi tahu risma, awalnya risma tidak percaya. Namun saat polisi menjelaskan semua kronologi nya risma jadi percaya dan dia tidak menyangka bahwa suami nya ternyata selama ini adalah seorang pencuri. 

Jenazah nya Ibnu dibawa kerumah nya tetangga, kerabat dekat dan teman-teman nya itu datang untuk bertakziyah. Saat itu Muksin temannya juga datang. Acara pemakaman sudah selesai, Muksin menemui risma. Dia menceritakan semua yang selama ini telah dirahasaiakan suami nya itu. Setelah mendengar penjelasan dari Muksin, risma pergi meninggalkan rumahnya itu dengan membawa anaknya putri. Mereka pergi entah kemana. Sekarang usaha milik suaminya itu sudah ditutup semua, karena rumah dan semua usaha nya disita oleh kepolisian dan diberi palang tanda polisi didepannya sebagai bukti dalam kasus ini.

TAMAT. 

Thread By @Nurotullaila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *