RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Asal Usul Balum Bili

Hantu, sosok yang banyak ditakuti namun sulit untuk dibuktikan. Kita pasti sering mendengar tentang teror hantu yang menjadi bagian dari hidup kita. Dimana seseorang bercerita bahwa dia pernah bertemu dengan sosok hantu yang menjadi momok menyeramkan bagi mereka. Mungkin bagi sebagian orang ini hanya lah omong kosong, namun cerita seperti ini bukan lah cerita satu atau dua orang. Pasti salah satu orang terdekat kalian pernah mengalami hal mistis.

Memang kebanyakan cerita hantu yang berkembang di masyarakat adalah cerita turun temurun yang diceritakan oleh orang tua kita. Banyak mitos-mitos yang terkadang susah untuk kita telaah. Contohnya pada zaman dahulu disaat bermain petak umpet pasti orang tua akan melarang keras kita untuk bermain hingga magrib. Alasan yang paling sering dilontarkan oleh orang tua adalah “jangan main petak umpet sampai malam, nanti kamu disembunyiin sama wewe gombel loh”. Kalimat-kalimat seperti ini sangat sering kita dengar bukan? Apa lagi di pedesaan dimana masih banyak hutan dan penerangan lampu juga belum merata. Cerita hantu masih sangat kental dan masih banyak yang mempercayainya.

Selain itu keberadaan dari hantu sendiri sebenarnya tersebar luas baik darat, air, maupun udara pasti ada saja cerita hantu yang menyertainya. Termasuk salah satu hantu yang masih dipercaya oleh warga Aceh. Hantu Balum bili, untuk masyarakat Indonesia pada umumnya mungkin hantu ini tidak terdengar familiar. Namun bagi warga Aceh hantu ini adalah hantu khas yang mendiami sungai.

Sosok Hantu Balum Bili

Hantu balum bili merupakan hantu yang dipercayai merupakan penunggu asli sari aliran sungai Krueng Arakundo bagian Aceh Timur. Hantu balum bili ini dikenal sebagai jelmaan dari hantu air yang bisa berubah menjadi bentuk apapun, yang artinya hantu balum bili tidak memiliki wujud asli.

Sebenarnya ini adalah hal yang menakutkan dimana hantu satu ini bisa berubah menjadi apapun. Dia tidak merubah dirinya menjadi sesuatu yang mencolok, dimana dia hanya merubah dirinya seperti yang ada di sekitar sungai.Dimana diceritakan terkadang hantu balum bili bisa berubah menjadi gulungan tikar yang hanyut mengikuti aliran sungai, malah terkadang akan berubah menjadi kayu yang hanyut terbawa sungai. Hal ini dilakukan oleh hantu balum bili untuk membuat manusia menjadi tidak waspada, manusia yang melihat hal-hal tersebut mengira itu hanyalah benda yang terbawa air. Hal ini dimanfaatkan oleh hantu balum bili untuk mendekat dan kemudian akan menggulung manusia masuk ke dalam sungai.

Legenda Hantu Balum Bili

Menurut cerita yang berkembang ketika seseorang menjadi korban dari hantu balum bili akan ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan dan aneh. Dimana korban akan kehilangan bola matanya, kemudian beberapa organ dalamnya seperti hati, ginjal, dll nya juga akan hilang.  Karena cerita-cerita dan legendanya masih banyak masyarakat yang takut dan percaya bahwa sosok dari hantu ini masih ada. Banyak yang percaya juga sebenarnya kemunculan hantu balum bili di sungai adalah karena adanya pencemaran air. Hantu balum bili datang untuk memperingatkan kepada manusia untuk menjaga keasrian sungai. Oleh karena itu guys jika kalian berkunjung kemanapun kalian harus banget untuk menjaga kebersihan yah.

Hal Yang Ditakuti Balum Bili

Walaupun tidak memiliki bentuk jelas dan sulit untuk dideteksi kehadirannya, dipercaya bahwa hantu balum bili takut dengan suara senapan. Jadi jika kalian merasa sedang dikejar atau ada hal aneh yang dirasakan ketika sedang di sungai kalian bisa melepaskan tembakan ke udara. Hal ini dilakukan karena suara tembakan yang nyaring akan terdengar ke seluruh bantaran sungai. Suara keras yang dihasilkan oleh senapan dipercaya membuat hantu balum bili lari ke persembunyiannya dan dipercaya akan bersembunyi dalam waktu yang lama.

Jika kita menarik kesimpulannya, kemanapun kalian pergi kalian harus menjaga sikap dan kebersihan. Karena yang berada di sana bisa jadi bukan hanya kita namun juga ada makhluk-makhluk yang tidak suka jika tempat tinggal mereka dikotori dan dirusak oleh manusia yang datang. Karena banyak sekali manusia yang tidak bertanggung jawab ketika datang ke suatu tempat mereka malah merusaknya, seakan merekalah yang menguasai tempat tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *