RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Asal Usul Santet

Mengabdikan diri kepada setan, iblis, dan makhluk lainnya sudah dilakukan dari jaman dahulu. Bahkan sampai di masa modern seperti sekarang, hal ini masih dilakukan oleh sebagian orang. Bukan hanya di Indonesia melainkan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri terkenal dengan nama Santet. Menurut wikipedia, santet sendiri memiliki arti mencelakai orang dengan menggunakan ilmu hitam. 

Sejarah Santet

Fenomena santet ini sudah akrab saat masa Kerajaan Kediri. A. Masruri dalam bukunya yang berjudul The Secret of Santet menyebut, metode santet ini memiliki tujuan tertentu. Baik untuk mengirimkan energi positif yang berguna dalam bela diri. Maupun untuk menyakiti orang lain. 

Santet sendiri merupakan peninggalan dari masa lalu. Dalam kehidupan masyarakat Sunda, ditemukan dokumen pada abad ke 6 yang dinamai dengan Sanghyang Siksa Kandang Karesian. Isinya semacam ensiklopedi adat istiadat orang Sunda yang menyebutkan jika santet adalah perasaan sakit hati, murung dan tidak senang yang dialihkan pada orang lain.

Macam-macam Santet Di Indonesia

1. Santet Khodam

Ketika menggunakan santet ini, dukun akan mengirimkan jin atau hantu ke korban. Jin atau setan ini memiliki tugas untuk mengganggu dan merasuki sang korban, hingga ketakutan, mengalami gangguan jiwa, bahkan terkadang bisa membawa kematian.

2. Santet Susuk

Barang-barang yang umum digunakan ketika menggunakan santet susuk adalah jarum, paku, lidi, atau apa pun yang dapat membuat korban merasakan sakit yang luar biasa hingga ke ubun-ubun. Biasanya untuk mentransfer rasa sakit itu dukun membutuhkan boneka, foto, atau benda lainnya yang merepresentasikan sang korban.

3. Santet Tusuk Konde

Santet satu ini lebih terkenal di Jawa dan terkenal sangat berbahaya. Dimana orang yang menerima santet ini akan menderita penyakit yang aneh, bahkan tidak akan bisa didiagnosa oleh dokter. Puncaknya sang korban bisa saja meninggal dunia.

4. Santet Buhul Cacing Abin

Santet Buhul Cacing Abin berasal dari pedalaman Pulau Sumatera. Santet ini sering digunakan untuk menyerang saraf sang korban. Dampak yang akan didapatkan korban akan mengalami kelumpuhan seperti stroke, penyakit abnormal, bahkan bisa menyebabkan kematian.

5. Santet Biriang

Santet Biriang adalah jenis santet Banyuwangi yang dapat menyebabkan kulit rusak dan mengalami gatal-gatal menahun. Sama seperti santet Susuk Konde, korban tidak pernah akan tenang jika sudah terserang santet yang satu ini. Kulitnya bentol-bentol bernanah, melepuh, dan membusuk.

6. Santet Paku Jiwo

Santet satu lebih banyak digunakan oleh pesaing bisnis. Dimana santet ini biasa nya digunakan untuk membuat korban mengalami kebuntuhan dalam usaha. Semua yang dikerjakan akan gagal, akan mengalami kebuntuhan, dan tidak akan pernah beruntung. Santet paku Jiwo bisa dibilang sebagai santet kesialan

7. Santet Banyuwangi

Dibandingkan santet lainnya, santet ini sendiri mempunyai tujuan yang berbeda. Dimana santet yang dikirim bertujuan untuk mengunci kelamin korban. Dimana kelamin sang korban akan seperti impoten. Santet ini sering kali digunakan agar sang pria tidak selingkuh dan bersetubuh dengan orang lain selain pelaku.

Cerita Tentang Santet

Ada satu cerita paling terkenal di Indonesia mengenai santet, yaitu pembantaian dukun-dukun di Banyuwangi. Geger Santet bermula pada Februari 1998. Namun, saat itu Pemerintah Orde Baru yang memiliki kontrol penuh terhadap keamanan mengendalikan situasi secara cepat. Masyarakat dipaksa untuk menjaga situasi tetap tenang.

Setelah peristiwa itu, Bupati Banyuwangi Purnomo Sidik membuat rencana lain. Dia menulis dan mendata orang-orang yang masih memiliki kekuatan magis atau dukun. Setiap orang di pasar, sesepuh desa, hingga di lingkungan mana pun tak luput dari pendataan ini.

Ia menginstruksikan camatnya, untuk mengirim data orang yang diduga tukang santet. Hal ini dilakukan untuk mengevakuasi warga. Sayang data ini bocor, sehingga data ini dipakai oleh orang-orang yang menyebut dirinya “Gerakan Anti Tenung” atau Gantung,  untuk pergi ke lokasi.

Tak seperti pada Geger Santet tahap pertama, pada tahap ini terjadi pembantaian yang lebih masif. Pembunuhan dilakukan oleh banyak orang, bahkan datang dengan naik truk. Orang yang ada di dalam daftar didatangi dan dibunuh, gerakan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat.

Selain itu muncul kelompok lain bernama Ninja, mereka ini jauh lebih sadis bahkan di siang hari mereka juga berani membunuh. Ninja ternyata lebih kejam dalam membunuh sasaran. Tak hanya hanya orang yang dianggap dukun santet, Ninja juga menghabisi ulama, ustadz, dan tokoh agama di wilayah Banyuwangi. Karena semakin meluas dan semakin sadis muncul desakan dari ulama Jawa Timur kepada pemerintah pusat. Tak lama setelah itu, pemerintah mulai menurunkan tim dan terjun ke Banyuwangi. Banyak orang yang sebelumnya melakukan pembunuhan terhadap dukun ditangkap dan diadili.

Pembantaian ini sangat mengerikan bahkan foto korban ada beberapa yang tersebar di internet dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Diatas adala sedikit pembahasan tentang santet. Sulit untuk menghilangkan hal satu ini karena banyak orang yang ketika mereka merasakan kesulitan dan ingin jalan pintas maka memanfaatan santet untuk memperlancar apa yang mereka hendaki. Apakah kalian pernah mendengar, mengalami atau memiliki cerita tentang santet? Jika ada ayo berbagi cerita di komen. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *