RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Bayangan Gadis Kecil

Dulu, di sebuah desa kecil yang terletak di pinggiran kota, hidup seorang pria tua yang sangat terkenal di kalangan penduduk setempat. Pria tersebut memiliki nama Tukiman, dan dia dikenal sebagai pencerita cerita hantu yang sangat ulung.

Setiap malam, Tukiman selalu berkumpul dengan para penduduk desa untuk menceritakan kisah-kisah seram yang diambil dari cerita rakyat maupun pengalaman pribadi. Cerita-cerita tersebut selalu membuat pendengarnya merinding dan merasa takut, namun mereka selalu kembali lagi untuk mendengarkan cerita-cerita baru yang diceritakan oleh Tukiman.

Suatu malam, Tukiman menceritakan sebuah kisah yang sangat menakutkan. Kisah tersebut berkisah tentang seorang gadis kecil yang selalu muncul di rumah-rumah warga pada malam hari. Gadis tersebut selalu terlihat menangis dan memohon untuk diizinkan masuk ke dalam rumah, namun ketika diberi izin untuk masuk, dia akan merubah wajahnya menjadi sangat menyeramkan dan membuat siapapun yang melihatnya merasakan ketakutan yang luar biasa.

Para penduduk desa sangat ketakutan setelah mendengarkan cerita tersebut. Beberapa dari mereka bahkan tidak bisa tidur karena merasa dihantui oleh bayangan gadis kecil yang muncul dalam cerita tersebut. Namun, ada satu penduduk desa yang merasa tidak percaya dan menganggap cerita tersebut hanya sebuah kebohongan belaka.

Penduduk desa tersebut bernama Budi, dan dia memutuskan untuk menguji kebenaran cerita tersebut dengan mencoba memanggil gadis kecil tersebut. Pada malam yang sama, Budi berjalan-jalan sendirian di sekitar desa sambil memanggil nama gadis kecil tersebut. Setelah beberapa lama mencari, akhirnya Budi melihat sebuah bayangan di kejauhan yang terlihat seperti seorang gadis kecil.

Budi memanggil gadis kecil tersebut dengan lebih keras, dan bayangan tersebut mulai mendekat. Namun, ketika bayangan tersebut semakin dekat, Budi merasakan hawa dingin dan mengerikan yang menyelimuti tubuhnya. Dia tiba-tiba merasakan ada yang menggenggam tangannya, dan ketika dia menoleh ke arah tangan tersebut, dia melihat seorang gadis kecil dengan wajah yang sangat menyeramkan.

Budi berteriak ketakutan dan berusaha melarikan diri, namun gadis kecil tersebut terus mengikuti dan mengejarnya. Akhirnya, Budi berhasil sampai di rumahnya dan mencoba mengunci pintu agar gadis kecil tersebut tidak masuk. Namun, gadis kecil tersebut muncul di hadapannya dan menatapnya dengan tatapan yang mengerikan.

Budi merasakan ketakutan yang tak terbayangkan dan terus berteriak minta tolong. Setelah beberapa menit berlalu, gadis kecil tersebut tiba-tiba menghilang. Namun, Budi tidak bisa melupakan kejadian tersebut dan dia terus merasa dihantui oleh bayangan gadis kecil tersebut. Dia mulai mengalami mimpi buruk setiap malam dan merasa ketakutan setiap kali melihat bayangan yang tidak jelas.

Hingga suatu malam, ketika Budi sedang tertidur, dia mendengar suara yang aneh di dalam kamarnya. Dia membuka mata dan melihat seorang gadis kecil dengan wajah yang sangat menyeramkan berdiri di dekat tempat tidurnya. Gadis kecil tersebut menatapnya dengan tatapan tajam yang membuat Budi merasa mual dan takut.

Budi berusaha untuk bangun dan melarikan diri, namun dia merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk dan tidak bisa bergerak. Gadis kecil tersebut semakin mendekat dan akhirnya mencengkeram leher Budi dengan tangannya yang dingin.

Budi berteriak minta tolong namun suaranya tidak keluar, dia merasa kehilangan nafas dan mulai merasa kehilangan kesadaran. Gadis kecil tersebut semakin kuat mencengkeram leher Budi dan akhirnya Budi tidak bisa lagi bergerak dan diam-diam menghembuskan nafas terakhirnya.

Setelah kejadian tersebut, penduduk desa sangat terkejut dan merasa takut. Mereka menganggap bahwa Tukiman yang telah memberi peringatan kepada mereka mengenai keberadaan gadis kecil tersebut. Dan sejak saat itu, cerita Tukiman tentang gadis kecil tersebut menjadi semakin terkenal dan tidak pernah dilupakan oleh penduduk desa tersebut. Dan hingga kini, cerita tentang gadis kecil tersebut masih sering dibicarakan dan diwariskan dari generasi ke generasi di desa kecil tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *