RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

BEGU GANJANG

Saya akan menceritakan sebuah kisah yang dialami sepupu Kakek saya di sebuah pulau Sumatera Utara.

Nama dan tempat disamarkan demi kebaikan bersama .

Selamat membaca 🙂 .

Disini saya akan menjadi kakek saya . 

Dan untuk memudahkan para pembaca saya menggunakan bahasa indonesia.

Tahun 1980.

Disebuah desa bertepat dipulau Sumatera ini kakek saya bernama Pak Bona tinggal bersama istri 3 anaknya, 

Desa ini dulu masih lengket dengan hal berbau mistis jadi tak jarang kematian pada saat itu dikaitkan dengan hal-hal berbau mistis.

Oke langsung ke cerita yuu cekidoottttt.. 

Disebuah ladang Kentang, ada sebuah Saung ditengah ladang , angin yang sejuk dan cuaca yang cerah menemani santai Pak Sahat yang sedang melamun. 

Tepukan pada bahu membuyarkan lamunan Pak Sahat saat itu, yang ternyata sepupu Pak Bona.

Aku (Pak Bona) : ” Mikir apa sih pak, Bentar lagi panen kok tenang aja. ” 

Pak Sahat: ” Saya hanya takut Hujan deras waktu mau panen, kan ini dataran tinggi Hujan mudah sekali turun dan bisa merusak panenku.”

Aku: ” Ah kamu jangan berfikir seperti itu lebih baik berdoa saja, lihat diladang sebelah ia selalu panen tepat waktu kan?

Walau hujan datang ” 

Pak Sahat berfikir sejenak : ” Iya bon, benar juga , apa kuncinya ya biar ladangku seperti itu ya ?

Aku : ” Berdoa saja, sudah yuk pulang sudah mau maghrib “

Mereka pun bergegas untuk pulang . 

*Ladang sebelah itu milik Pak Joko , sama seperti ladang Pak Sahat, keluarganya adalah keluarga terpandang sejak turun temurun karena Ayah Pak Joko itu orang kaya didesa tersebut . 

Pada suatu hari ada yang ingin menggagalkan masa panennya Pak Joko, namun entah mengapa orang itu hilang 2 bulan , dan ditemukam diladang Pak Joko dengan kepala seperti Tercekik. 

Masalah itu sempat bikin heboh desa setempat , ada yang mengatakan ia dibunuh , bahkan polisi setempat tidak mampu mengungkap kasus tersebut. 

Tokk…tokk…tokkk…

Suara ketukan pintu membangun Pak Johar selaku kepala desa tersebut.

Pak Johar lantas membukakan pintu tersebut,

: ” Eh Pak wawan, ada apa Pak? “

Pak Wawan : ” Anuuu pak, ada yang meninggal di ladangnya Pak Joko ” 

Pak Johar yang mendengar langsung mengetok kentongan yang ada didepan rumahnya sekeras mungkin, dan Berhasil membangunkan warga.

Warga langsung bergegas menuju rumahnya Pak Johar.

Salah satu warga bertanya : ” Ada apa pak? 

Pak Johar lantas menjelaskan, Semua warga yang ada didepan rumah Pak Johar langsung bergegas menuju lokasi tersebut.

@bacahorror @SimpleM81378523 @InfoMemeTwit ig 

mentions Betapa terkejutnya warga melihat mayat itu seperti tercekik tergeletak ditanah, urat leher itu menonjol keluar, matanya melotot menandakan ia melihat sesuatu,aroma dari mayat itu menyengat sekali, tubuhnya kaku,lidahnya menjulur keluar.

sungguh mengerikan mengingat peristiwa itu. 

mentions balik kecerita.

Matahari sudah kembali dari muncul, ayam sudah bersahut-sahutan menandakan bahwa aku harus ke ladang untuk merawat dan sekedar menengok ladangku , bersama dua anakku yang bernana budi dan doni yang kerap mengikuti aktifitas ku diladang. 

mentions Seperti biasa aku melakukan pekerjaan ku, tiba-tiba datang seorang pemuda yang tidak asing bagiku, ya pemuda itu anaknya Pak Joko yang bernama Mas Iwan.

Aku : ” eh, mas iwan ada apa mas?

Mas Iwan : ” Begini pak , mobil saya tidak mau menyala pak, apa bapak bisa membantu? ” 

Aku : ” Oh tentu mas, dengan senang hati. “

Mas Iwan : ” Makasih banyak pak, nanti malam saya tunggu ya pak “

Aku : ” Siap mas Iwan “

Mas Iwan pun pergi.

Aku ini dulu pernah bekerja sebagai montir, jadi tak jarang warga desa meminta tolong sekedar memperbaiki mobilnya. 

Habis maghrib setelah sholat , dengan mengandalkan obor ditangan karena saat itu sangat minim penerangan, aku menuju rumah Pak Joko,

Rumahnya tidak jauh dari ladang miliknya sekitar 10meter kedepan. 

saat berada dekat ladang tersebut aku berhenti sejenak karena aku melihat bayangan hitam dibalik pohon depan ladang tersebut , karena hanya mengandalkan cahaya dari obor aku hanya berfikir aku sedang halusinasi, jadi kuputuskan melanjutkan perjalanan karena pikirku sudah dekat. 

Saat sudah hampir sampai di depan rumah Pak Joko betapa terkejutnya karena ada yang menepuk pundakku , ku kira hantu ternyata Pak Joko .

Hampir jantungku copot seketika . 

Aku : ” eh Pak Joko, bikin kaget saja ” sambil nyengir.

Pak Joko : ” Hehe, maaf Pak Bona sudah buat kaget, hayu silahkan masuk “

Bangunan tua ini dibangun oleh ayahnya Pak Joko yang dulu seorang belanda, jadi dia blasteran Indonesia-Belanda. 

Aku dan Pak Joko pun melangkah masuk, rumah yang besar ini membuat bulu kudukku berdiri.

Saat pertama kali masuk hawa dingin menusuk ketulang, perasaanku sudah mulai tak enak.

Tak lama Mas Iwan pun keluar. 

Mas Iwan : ” eh Pak Bona sudah datang, mau makan malam dulu atau langsung memperbaiki mobil?

Aku : ” kebetulan Mas , saya sudah makan dirumah tadi. “

aku harus berbohong karena ingin cepat-cepat pergi dari sini. 

setelah memperbaiki mobil , aku langsung pamit pulang.

Mas Iwan : ” Mari saya antar pulang Pak “

Aku : ” ah tidak usah mas , dekat kok, kan ada jalan pintas “

ada jalan pintas menuju rumah ku yaitu lewat ladangnya Pak Joko, hanya 15menit dibanding jalan utama. 

Mas Iwan : ” Oh iyaudah pak, Makasih banyak ya pak , hati-hati ya pak . “

Aku : ” Iya Mas sama sama “

disini lah kebodohanku melewati jalan pintas . 

Tidak ada yang aneh saat melewati ladang.

Namun saat ditengah ladang, tercium bau busuk menyengat .

Bodohnya aku malah tertarik mengikuti bau tersebut, dan boom betapa peristiwa mengejutkan yang ku lihat. 

Seorang mayat tergeletak, dengan keadaan leher mengecil seperti tercekik, lidah menjulur keluar, dan mata yang melotot.Sontak membuatku lari menuju rumah Pak Johar.

Tookk..tokk…tokkk

Nafas tersenggal, badan gemetar itulah yang aku rasakan saat itu.

Tak lama Pak Johar keluar. 

Pak Johar : ” Ada apa Pak Bona? Kok kaya habis lari marathon saja “

Pak Bona : ” Anuuu paakkk …. Anuuu… “

Sambil menunjuk kearah ladang Pak Joko.

Pak Johar : ” Anuuu apaa? Coba kalo ngomong yang jelas. “

Pak Bona : ” Anuu.. Ada mayat diladangnya Pak Joko ” 

Pak Johar yang mendengar penjelasan tersebut, segera mengetok kentongan didepan Rumahnya.

Warga pun berkumpul dan menuju lokasi tersebut. 

Warga menduga ini ulah Pak Joko dan menjadikan mayat ini sebagai Tumbal.

Tapi ada juga yang membela Pak Joko, dikarenakan Pak Joko meskipun pendiam ia suka membantu warga.

Dan lagi lagi kasus tersebut tidak bisa diungkap oleh polisi setempat. 

*keesokan harinyaa…

Saat sedang santai menikmati rokok dan kopi di tengah ladangku yang tak terlalu luas, tak seperti milik Pak Joko dan Pak Sahat sepupuku.

Datanglah teman baikku, sebut saja Pak Hendrik. 

Pak Hendrik ini mempunyai ladang juga namun didesa sebelah , memang tak jauh dari desa A dan B hanya sekitar 3km .

Dia ini datang biasanya hanya kepo atau butuh bantuan memperbaiki mobilnya. 

Aku : ” Tumben kesini ndrikk , pasti kamu kepo ya sama berita yang beredar semalam? “

Pak Hendrik : ” Ah kamu bisa saja menebak dalam pikiran ku “

Aku : ” bodoh sekali kalo aku tak tau sifatmu selama 30tahun ini ” 

Pak Hendrik : ” Ah sudah cepat ceritakan, kan kamu yang mengetahui pertama kali mayat tersebut. “

Aku pun menjelaskan kejadian semalam dari rumah Pak Joko hingga mau pulang kerumah . 

Pak Hendrik yang mendengarkan penjelasan tersebut langsung menerka-nerka bahwa ini ulah Pak Joko.

Pak Hendrik : ” Si joko itu pelihara Begu kali bon? “

Aku : ” Hussstt, jangan sembarangan kalo bicara ndrik, dia itu orang terpandang di desa ini . ” 

Pak Hendrik : “kamu ini bodoh atau gimana bon? kalo kamu ingat peristiwa yang dulu ditemukan mayat diatas ladangnya Pak Joko,

dan mayat itu ditemukan pas masa-masa panenkan?

Aku berfikir sejenak..

Aku : ” Benar juga ndrikk , tapi itukan mayat seorang yang 2 bulan lalu hilang. ” 

Pak Hendrik : ” Bona, bonaa hasil otopsi itu bisa diubah bon, kalau ada uangnya “

Aku : ” Jadii maksudmu Pak Joko, membayar polisi untuk menutup mulut? “

Pak Hendrik : ” Benar bon , sekarang kamu mengerti kan? ” 

Aku : ” Sudah gila kamu ndrik, mana mungkin Pak Joko setega melakukan hal itu, aku yakin Pak Joko bukan orang yang melakukan itu semua ndrik. “

Pak Hendrik : ” Ya itu sih pendapat aku bon, masalah percaya atau engganya kan itu hak kamu. ” 

Aku : ” Ah tidak baik bila menuduh seseorang tanpa bukti bon , sudahlah tak usah kita pikirkan. “

Pak Hendrik : ” Baiklah bon kalo emang tidak percaya, aku pulang dulu mau melihat ladangku. ” 

Pak Hendrik pun pergi…

Terlintas dalam pikiranku, siapakah bayangan semalam itu ?

apakah itu Pak Joko?

” ah pemikiran tentang peristiwa itu membuat ku pusing, lebih baikku lanjutkan aktifitasku. ” batinku. 

*Hujan deras mengguyur semua ladang yang ada didesa tersebut.

ini yang di takutkan para petani, membuat sebagian panen membusuk, kecuali panennya Pak Joko, entah mengapa tidak ada satupun kentang yang membusuk aneh tapi nyata. 

kejadian itu membuat Pak Sahat sepupuku menaruh curiga padanya.

Pak Sahat datang menemuiku disaung ladangku,

Aku : ” Kenapa Hat? kok wajahmu murung seperti itu? “

Pak Sahat : ” Sebagian ladangku membusuk, karena hujan kemarin.” 

Pak Sahat : ” Coba kau lihat ladang disebelahku itu, Pak Joko sedang asyik memanen hasil panennya tanpa satupun yang busuk. “

” aku mengira ada yang tidak beres dengan keluarga Pak Joko itu. ” lanjutnya.

Aku : ” Maksudmu gimana Hat? 

Pak Sahat : ” si Pak Joko itu pasti pelihara BEGU GANJANG. “

Aku : ” Akupun sebenarnya percaya atau tidak percaya tentang hal itu, tapi kan kita tak punya bukti Hat. ” 

Pak Sahat : ” Ya, kita tidak bisa membuktikan hal itu, karena hal itu ghoib bon, tapi aku punya cara untuk membuktikannya. “

Aku : ” Apa itu Hat? “

Pak Sahat : ” Sini mendekat biar kubisikan. “

Setelah mendengar itu, sontak membuat kaget. 

Aku : ” Gilaa kamu yaa, itu rencana berbahaya dan bisa meregang nyawamu bodoh. “

Pak Sahat : ” tapi ini jalan satu-satunya bon, aku sudah tak tahan dengan tingkah laku Pak Joko itu. “

Aku : ” Aku tidak mengizinkan kau bertindak bodoh seperti itu Hat! ” Tegasku. 

Ia pun diam lalu pergi meninggalkan ku

Aku tahu sekali sifat sepupuku dia berani melakukan apapun tanpa berpikir panjang

Dia berniat untuk meracuni ladang Pak Joko malam ini, karena ia tau bahwa BEGU GANJANG ini akan membunuh seseorang yang berniat jahat pada ladang pemiliknya. 

Aku pun berfikir ia akan melakukan ini tanpa takut resiko yang akan ia hadapi nanti, karena menurut ia ini satu-satunya cara untuk membuktikan kepada warga bahwa Pak Joko ini memelihara ” BEGU GANJANG.

Namun aku harus bertindak sebelum ia melakukan hal konyol itu. 

*malam tiba, dengan mengandalkan obor ditangan aku berniat pergi ke ladangnya Pak Joko, untuk menghentikan aksi bodoh sepupuku itu, ada rasa khawatir takut terjadi hal yang tidak diinginkan maka aku harus mempercepat laju langkahku agar sampai diladangnya Pak Joko . 

Namun naas tak dapat ditolong, kulihat dengan mata telanjang peristiwa yang tak pernah ku lupakan.

Sesosok tubuh tinggi menjulang kelangit, tangan yang memanjang mengikat leher sepupuku itu . 

Sontak membuatku harus berteriak sekeras mungkin, membuat sesosok itu pergi.

” Tolongggggggg , tolonggg…. “

Warga pun yang mendengar teriakanku berhamburan keluar . 

” Ada apa pak Bona? ” tanya salah satu warga .

Aku pun tak bisa berkata-kata lagi, mulutku seperti terkunci,

Aku hanya menunjuk kearah tubuhnya Pak Sahat yang terbujur kaku ditengah ladang. 

Wargapun segera menuju tubuh Pak Sahat, yang kondisinya mengenaskan,

Matanya melotot, uratnya menonjol keluar membuat warga terheran-heran.

” dia masih hidup ayo angkat dia. ” kata salah satu warga.

Istri dan anaknya histeris melihat keadaan Pak Sahat. 

Aku bingung harus bagaimana, namun aku tetap harus mencari jalan keluar tersebut agar hal ini tak terjadi lagi kepada warga sekitar.

Akhirnya aku harus menghubugi anakku yang pertama diperantauan. 

anakku ini dulu pernah menjadi santri dipondok ternama dijawa timur.

Ia juga punya kelebihan melihat hal yang tak kasat mata.

Sebut saja Ciko. 

*2hari kemudian…

Suara ketukan pintu membuatku senang karena ku yakin itu pasti anakku .

Tokk..tokk..tokkk.

Akupun membukakan pintu dan langsung berpeluk rindu padanya .

Karena dia biasa pulang 1tahun sekali dikarenakan pekerjaan diluar kota yang menuntutnya. 

Setelah itu ia tidak sabar untuk melihat kondisi Pak Sahat.

Maka kamipun segera menuju rumah Pak Sahat .

Sesampainya dirumah Pak Sahat, ia hanya menggeleng-geleng kepala.

” Coba bapak ceritakan awal kejadian kenapa bisa seperti ini? ” tanya ciko . 

Akupun menjelaskan hal konyol yang dilakukan oleh Pak Sahat.

Dan kemudian dia bertanya .

Ciko : ” Bapak tau siapa dalang dibalik ini semua? “

Aku : ” Pak Joko? “

Ciko : ” Bukan. “

Pernyataan anakku berhasil membuatku bingung setengah mati. 

Aku : ” Terus siapa nak? “

Ciko : ” Kapan terakhir bapak melihat Istrinya Pak Joko? “

Aku pun berfikir sejenak… 

Karena semenjak kematian Anak pertamanya sebelum Mas Iwan, istrinya Pak Joko ini jarang sekali keluar, sebut saja Bunga.

Tepat seminggu kelahiran anak pertamanya yang kemudian meninggal, 

dan warga setempat pun tak tahu dimana ia dikubur, karena keluarga ini tertutup sekali, Pak Joko menjelaskan bahwa kematian anaknya karena sakit.

Aku : ” Bapak jarang sekali melihat istrinya Pak Joko, paling sekedar ke pasar membeli ayam itu pun hanya masa-masa panen. ” 

Ciko : ” Bapak tau istrinya Pak Joko beli ayam apa ? “

Aku : ” Ayam Hitam “

Ayam hitam? Itulah yang berkali-kali muncul dalam otakku, karena ayam hitam biasa digunakan untuk ritual tertentu .

Ciko : ” Bapak mengerti sekarang? ” 

Aku dipaksa berfikir keras oleh anakku sendiri, akupun tak mengerti maksud dari anakku ini.

Aku : ” Bapak belum mengerti maksudmu nak. “

Ciko : ” Baiklah akan ku bongkar siapa istri Pak Joko sebenarnya. ” 

” Bapak tau kan siapa dulu datu(dukun) terkenal didesa ini? ” lanjutnya .

Aku : ” ya, Pak Romli “

Ciko: ” dulu, BEGU GANJANG sudah ada pertama kali pemiliknya adalah Pak Romli.

BEGU GANJANG ini dulu hanya sebagai penjaga ladang namun Pak Romli tau sebagian kegunaan BEGU GANJANG 

Ini ia bisa menghasilkan kekayaan yang luar biasa apabila si pemilik BEGU GANJANG ini menuruti permintaannya, yaitu ritualnya macam-macam dan tergolong aneh .

Seperti meminta tumbal, memakan ayam hitam mentah tepat malam jum’at , dan fungsi lain dari BEGU GANJANG 

ini bermacam-macam dia bisa dipergunakan sebagai alat menyantet,memberikan pemiliknya kaya raya, menjaga ladang dari pencuri namun orang yang memelihara BEGU GANJANG ini tidak sembarangan. 

Ia harus merelakan anak bayi yang belum genap 7 hari atau tepat 7 hari sebagai penukaran BEGU GANJANG ini.

Pak romli sendiri dulu seorang yang kaya raya , namanya terdengar sampai kedesa sebelah karena ia diduga melihara BEGU GANJANG ini, 

Semua warga yang mau mengungkap kasus tersebut mati secara tidak wajar, ada yang sakit tak jelas, dan ada yang mati seperti orang tercekik.

Matanya melotot dan urat lehernya menonjol keluar. 

Lalu bapak tahu anaknya Pak Romli siapa? ” penjelasannya.

Aku : ” Bunga. “

Ciko : ” Anak pertama sebelum Istrinya Pak Joko meninggal sebelum 7 harikan? ” 

Aku : ” Jadi maksudmu, anak pertamanya Pak Joko ditukarkan BEGU GANJANG itu? “

Ciko : ” Benar pak , sekarang bapak sudah mengerti siapa dibalik ini semua? “

Aku : ” Ya bapak mengerti, lalu solusinya apa untuk Pak Sahat ini nak? ” 

Ciko : ” Aku akan membantu, semampuku pak, namun kemungkinan Tondi(Jiwa)nya tidak bisa balik kembali akibat ulahnya sendiri. “

Aku : ” Apa tidak Tondi(Jiwa)nya dikembalikan? 

Ciko : ” Bisa saja pak, namun aku harus memanggil guruku, jika aku melawannya sendirian, nyawaku taruhannya pak, karena BEGU GANJANG ini sangat kuat. “

Aku : ” Lakukanlah yang terbaik nak, karena bapak akan merasa salah apabila ia tak bisa kembali. ” 

Ciko : ” Berdoa saja pak, kita serahkan semua kepada Tuhan, aku akan menghubungi guruku dan jika ia mau membantu ia akan datang sekitar 3hari lagi”

Aku : ” Baik nak, mari kita pulang untuk beristirahat, kamu pasti cape kan.”

Aku dan Ciko pamit pulang kepada istri Pak Sahat. 

*catatan pak romli sudah meninggal sejak kematian anak pertamanya istri pak joko, jadi sebelum meninggal BEGU GANJANG ini mau ada yang meneruskan jejak pak romli , dan si bunga ini bersedia mengikuti jejak pak romli agar menjadi tetap kaya.

@bacahorror #bacahorror #threadhorror 

mentions *3harii kemudiaannn…

Assalamualaikum..

Ternyata Abah putih sudah datang , dia adalah guru dari anakku.

Ciko : ” Eh abah putih sudah datang,mari silahkan masuk bah ” 

” Bapakkk…. Pakkk.. ” panggil ciko

Akupun langsung keluar dari kamar , dan kulihat sudah ada pria berkisar 50tahun sedang duduk diruang tamu.

Aku langsung menyambut hangat pria itu. 

Setelah berbincang hangat dan makan siang, abah langsung ingin ketempat sepupuku itu.

Abah : ” mari kita lihat kondisi sepupu bapak itu. “

Aku : ” Oh mari pak saya antar kerumahnya. “

Kami bertiga pun menuju rumah Pak Sahat . 

Sampailah dirumah Pak Sahat .

Abah berkata : ” Sebelum kita melakukan prosesi penyembuhan, kita harus tau dimana bayi itu dikubur. “

Aku : ” Dimana bayi itu pak? “

Abah : ” Loh kamu yang tau dimana mayat bayi itu berada malah nanya saya hehe. ” 

Mendengar ucapan tersebut lagi-lagi aku dibuat bingung dan diam seribu bahasa.

Karena emang aku tak tahu dimana bayi itu dikubur, bahkan warga setempat pun tak tahu dimana bayi itu berada. 

” hmmm… Saya gatau pak , itu bayi dikubur dimana, bahkan warga setempat pun tak tahu menahu dimana bayi itu pak. ” jelasku.

Abah : ” Cikoo, tolong jelaskan maksud abah pada bapamu hehe. ” 

Ciko : ” Jadi gini pak, bapak pernah kerumah Pak Joko atau tidak? “

Aku : ” Ya, pernah. “

Ciko : ” Bapak ngapain disana? “

Aku : ” Ya, bapak hanya memperbaiki mobilnya Mas Iwan. “

Ciko : ” Sebelum menuju rumah Pak Joko, apa bapak melihat sesuatu? ” 

Aku berfikir sejenak…

Aku : ” Aaa.. Yaaaa bapak lihat bayangan hitam dibalik pohon dekat ladang. “

Ciko : ” Jadii mayat itu dikubur dibalik pohon dekat ladang itu pak .

“Aku : ” Ya, bapak mengerti. ” 

Aku bingung dengan teka-teki Anakku dan Gurunya itu.

Tapi itulah jawaban dimana bayi itu dikubur .

Abah dan anakku tersenyum melihat kebingunganku.

Ciko : ” Lalu kapan kita mengambil jasad bayi itu abah? ” 

Abah : ” Malam ini , ada sesuatu yang harus kulakukan sendirian karena aku tahu dia bukan musuh yang gampang ditaklukan. “

Ciko : ” Ya abah benar, lalu apa tugas ku abah? ” 

Abah : ” Kamu dzikir saja sebanyak mungkin dan berdoa pada Tuhan agar kita diberi perlindungan dari setan terkutuk itu. “

Ciko : ” Baik abahh. “

Aku, anakku dan abah pergi meninggalkan rumah Pak Sahat, untuk mempersiapkan pertarungan nanti malam . 

Setelah sholat isya berjamaah, kami pun berbincang sebentar.

Abah : ” Gimana? Sudah siap kamu ciko?

Ciko : ” In syaa’ Allah abah “

Abah : ” Baik kalo begitu,

Nah ini air putih untuk Pak Bona, untuk menetralisir energi negatif. “

Akupun meminum air putih tersebut. 

*Jam 7:30 suasana desa sudah sepi, memang jam segini warga desa tidak biasa keluar, selain gelap warga desa lebih memilih beristirahat dirumah . 

Abah : ” Marii.. Tunjukan dimana ladang tersebut Pak Bona. “

Aku : ” Baik , mari ikut saya pak “

Kami pun bertiga melangkahkan kaki menuju ladang Pak Joko .

Saat hampir sampai diladangnya Pak Joko, ciko berhenti sejenak dan berkata. 

Ciko : ” Wah ramai sekali ya abah. ” ( setannya )

Abah : ” Sudah tidak usah dihiraukan, mereka tau kedatangan kita akan mengusir mereka jadi wajar saja bila seramai ini. “

Ciko : ” Benar juga abah, mereka pasti sulit bila diusir secara paksa” 

Abah : ” Tak usah takut, cukuplah Allah sebaik-baiknya pelindung kita. “

Akupun yang mendengar percakapan mereka sedikit ngeri-ngeri sedap terlebih lagi, aku pernah ditampakkan BEGU GANJANG itu.

*catatan:diladang itu bukan hanya BEGU GANJANG saja namun ada mahluk halus lain. 

Ciko : ” Baik abah. “

Saat sudah hampir sampai dipohon tersebut.

Muncul suara tawa dan tangisan dibalik pohon itu membuat bulu kudukku merinding.

Namun ciko tak menghiraukan suara tersebut, ia sudah berada tepat dibalik pohon tersebut. 

Dan saat hendak menggali, prakk… Ciko terpental…

Abah hanya tersenyum dan berkata.

Abah : ” Jangan asal menggali, kau bukan sedang menggali harta karun, bacalah ayat kursi. ” 

Ciko yang mendengar perkataan itu kemudian merapalkan ayat kursi.

Suara tawa dan Tangis itu berhasil menghilang.

Namun siraja malah datang, ya BEGU GANJANG ini datang dengan badan yang menjulang kelangit, tangannya yang panjang serta rambut yang berkibas bersiap menerkam Ciko. 

Tiba-tiba cahaya putih muncul membuat si BEGU GANJANG ini terpental, ya ini penjaganya abah putih.

Namun si BEGU GANJANG ini tetap berusaha bangkit dan menghentikan ciko untuk menggali tanah tersebut. 

BEGU GANJANG ini kewalahan bukan main, karena selalu gagal saat mendekati Ciko ,

Ciko pun berhasil mendapatkan tulang belulang bayi tersebut.

Abah masih bertarung melawan BEGU GANJANG ini, dan akhirnya BEGU GANJANG ini berhasil dikalahkan oleh abah.

Ia dimusnahkan, 

Tulang-belulang tersebut dikuburkan layaknya mayat pada umumnya, dan istrinya Pak Joko harus menerima konsukuensinya Tondi(Jiwa) istrinya Pak Joko ikut musnah bersama BEGU GANJANG itu, namun raganya tetap hidup ia sekarang layaknya orang tak memiliki Jiwa hingga akhir hayatnya . 

Kondisi Pak Sahat pun kian membaik.

Itulah kisah dari Kakek saya.

Ambil positif dari cerita tersebut, dan buang sisi negatifnya.

Jadilah manusia yang bijak dan jangan pernah haus dengan Harta.

Sekian terimakasih 🙂 .

Thread By @Rioo43317016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *