RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Danur: Sembilan Roh di Balik Kabut Misterius

Hey, jadi kamu ingin tahu tentang film horor Indonesia yang super seram, “Danur”? Dalam film ini, kita akan mengikuti petualangan seru Risa, seorang gadis kecil yang bisa melihat makhluk halus.

Risa diceritakan sebagai seorang anak yatim piatu yang diadopsi oleh keluarga asuhnya. Ketika ia masih kecil, ia mulai menyadari keberadaan makhluk halus di sekitarnya dan menjadi teman mereka. Namun, teman-temannya ini ternyata bukanlah makhluk baik-baik, melainkan makhluk jahat yang mencoba untuk mengambil alih tubuh Risa.

Risa bertemu dengan dua teman baru, Peter dan Janshen, yang membantunya menghadapi keberadaan makhluk halus yang semakin mengancam. Mereka bertiga mencoba untuk mencari tahu kebenaran di balik rahasia keluarga asuh Risa, yang ternyata terkait erat dengan makhluk halus yang menghantui Risa.

Film ini menghadirkan visualisasi makhluk halus yang super seram dan menyeramkan, terutama jika kamu menontonnya di malam hari. Selain itu, akting dari para pemainnya juga sangat memukau, khususnya dari aktris cilik Prilly Latuconsina yang memerankan Risa dengan sangat baik.

Jika kamu suka dengan film horor yang berbau mistis dan memiliki unsur supranatural, “Danur” bisa menjadi pilihan yang tepat untukmu. Untuk lebih mengenal film Danur berikut adalah kelebihan dan kekurangan yang bisa menjadi bahan pertimbangan kalian;

Kelebihan dari film danur

Sebagai sebuah film horor, “Danur” memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  1. Cerita yang menarik: “Danur” mengambil inspirasi dari kisah nyata seorang anak yang dapat melihat makhluk halus. Hal ini membuat ceritanya lebih menarik dan dapat menarik perhatian penonton.
  2. Visualisasi yang baik: Film “Danur” berhasil menampilkan visualisasi yang baik tentang makhluk halus. Hal ini dapat meningkatkan kesan horor pada penonton.
  3. Akting yang bagus: Akting para pemain dalam film “Danur” dianggap cukup baik dan memenuhi ekspektasi penonton.
  4. Bahasa yang asyik dan santai: Penggunaan bahasa yang asyik dan santai dalam film “Danur” membuat penonton merasa lebih terlibat dengan cerita yang sedang disampaikan. Bahasa yang digunakan juga terlihat lebih natural dan tidak kaku.
  5. Tidak terlalu brutal: Film “Danur” tidak terlalu brutal dan tidak mengandung banyak adegan kekerasan. Hal ini membuat film ini masih dapat dinikmati oleh penonton yang tidak terlalu suka dengan adegan kekerasan yang berlebihan.

film ini juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain:

  1. Plot yang terlalu sederhana: Cerita dalam film “Danur” terlihat terlalu sederhana dan mudah ditebak, sehingga kurang memberikan kejutan pada penonton.
  2. Kurangnya pengembangan karakter: Karakter dalam film “Danur” terlihat kurang terdefinisi dengan baik, sehingga sulit bagi penonton untuk merasa terhubung atau empati dengan mereka.
  3. Efek visual yang kurang: Meskipun visualisasi makhluk halus dalam film “Danur” terlihat cukup baik, namun beberapa efek visual lainnya terlihat kurang memuaskan dan terlihat seperti dipaksakan.
  4. Tidak begitu menyeramkan: Walaupun film ini dianggap sebagai film horor, namun beberapa penonton merasa bahwa film “Danur” tidak begitu menyeramkan dan kurang memberikan sensasi horor yang kuat.
  5. Terlalu banyak jump scare: Beberapa penonton merasa bahwa film “Danur” terlalu banyak menggunakan jump scare atau adegan tiba-tiba yang mengejutkan, sehingga kurang memberikan ketegangan yang konsisten dalam cerita.

Secara keseluruhan, “Danur” adalah sebuah film horor yang cukup menarik dan dapat dinikmati oleh penggemar film horor. Film ini memiliki kelebihan dalam hal cerita yang menarik, visualisasi makhluk halus yang baik, akting para pemain yang memuaskan, dan penggunaan bahasa yang asyik dan santai. Namun, film ini juga memiliki kekurangan dalam hal plot yang terlalu sederhana, kurangnya pengembangan karakter, efek visual yang kurang memuaskan, kurangnya ketegangan yang konsisten, dan terlalu banyak jump scare. Meskipun begitu, “Danur” tetap menjadi sebuah film horor yang layak untuk ditonton dan dinikmati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *