RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Kejadian Tak Terduga Saat Berlibur Di Bali

” Kita tidak berada ditempat ini sendirian.Ada mereka juga disini….”

-HORROR THREAD- (BASED ON TRUE STORY)

Semua nama, tempat, dan berbagai hal lainnya telah disamarkan demi kenyamanan pihak yang bersangkutan. Sebelum mulai keceritanya jangan lupa siapin minuman dan snacks kalian karena cerita ini akan segera dimulai. Last but not least enjoy the story 🙂 

Bali merupakan destinasi wisata favorit bagi seluruh kalangan masyarakat,baik turis lokal maupun turis mancanegara.Mayoritas wisatawan yang sedang berkunjung memilih untuk menggunakan transportasi udara tapi tidak dengan saya. Di cerita kali ini,saya yang gamon (gagal move on) lebih memilih untuk menggunakan kendaraan roda empat dari kota J menuju ke pulau seribu pura.

Hari itu, adalah hari yang cerah kami semua memutuskan untuk pergi berlibur ke Bali.Perjalanan dari kota J ke Bali memakan waktu lebih kurang 48 jam.Salah satu alasan kenapa aku lebih memilih untuk menggunakan roda empat keBali yaitu selain lebih hemat kita juga bisa berkunjung ke berbagai kota yang berada di Indonesia.Ya,hitung-hitung sambil berkeliling ke kota yang ada di Indonesia.Singkat cerita kita pun telah tiba di Bali,berbagai kuliner hingga tempat wisata telah kita kunjungi sampai tidak terasa besok adalah hari terakhir kita berada di Bali.Besok merupakan hari raya bagi umat Muslim sehingga banyak hotel-hotel hingga villa yang telah dibooking.Hari itu kami semua tidak mendapatkan hotel yang kami inginkan sehingga saat itu juga kita harus mencari tempat penginapan yang ada.Singkat cerita,kita pun menemukan sebuah villa di salah satu platform dengan harga yang sangat murah sekitar Rp 350.000-400.000/malam. 

Saat pertama kali tiba di villa tsb kita langsung disambut oleh pemilik villa dengan ramah sebut saja Mas Agung.Sebelum memasukj villa tsb mas Agung berdiri didepan pintu kemudian mengetuk pintu villa tsb sebanyak 3x kemudian berkata ” Permisi “.Aku gak menganggap hal itu adalah hal yang aneh karena aku juga sering lakuin hal tsb. Kemudian,Mas agung dengan sigap mulai membuka pintu dan membawa kita berkeliling disekitar villa tsb.Berikut akan saya bagikan sedikit gambaran mengenai villa tsb.

Dari semua kamar yang ada aku paling tertarik sama kamar ke 3 karena didalam kamar ketiga itu beda banget sama kamar lainnya. Setelah turun dari kamar ketiga kita semua pun balik ke ruang tamu dan setelah itu mas Agung juga pamit mengundurkan diri. 

Gak lama setelah itu aku ngerasa tangan aku bagian kanan atas terasa sangat panas.Setelah dilihat,ternyata disitu ada bekas merah seperti bentuk tangan dan rasanya tangan aku seperti dibakar (btw aku ada foto saat itu tp skrg fotonya uda hilang jadi aku uda ga bisa nunjukkin kekalian).Aku yang lihat itu sontak kaget dan langsung memanggil semua orang yang berada di villa itu.Semua orang yang berada di villa itu pada terkejut dan ga percaya dengan apa yang mereka lihat. Tiba-tiba ga tau kenapa saat itu aku rasanya pengen marah,nangis pokoknya campur aduk 

Suasana saat itu bener-bener kacau banget aku juga tiba-tiba memilih untuk menyendiri dan nangis. Selang beberapa saat tiba-tiba salah satu temen aku (sebut saja Mas sugeng) nyamperin dan membawa semacem benda yang isinya ada kulit harimau,gigi harimau,kuku harimau,kumis mirip seperti bulu perindu.” Bu(nama panggilan saya) kamu coba pegang ini terus diusap ditangan kamu yang kamu rasa sakit ” kata mas Sugeng.Aku yang melihat itu pun merasa aneh ” Mas ini apa? “.”Udah kamu pake dulu Bu biar ga sakit terus jangan kasi tau ke siapa-siapa ya bu.Sebelum kita check out dari tempat ini kamu pegang ini terus ya bu”.Aku yang saat itu ngerasa sakit banget ya mengiyakan saja perkataan mas Sugeng. 

Btw met makan nanti saya lanjutin lagi ceritanya soalnya uda pusing🥹🫶🏻 

Kebetulan saat itu Mas Sugeng mengajak aku,mba Mita,dan mas Bima untuk mencari udara segar sekalian membeli oleh-oleh khas bali.Yang stay di villa yaitu mas Kevin,mas Alex,mba Dwi,mas Angga dan mas Rizki. Mba Dwi,mas Alex,dan mas Riski lah yang diganggu pada saat aku ga berada di 

villa tsb.Gangguan mereka juga beda-beda tapi yang paling epic ada gangguan mba Dwi.Jadi,kita akan bahas dulu dari mba Dwi (disini saya menceritakan menurut point of view mba Dwi ya). 

Pov Mba Dwi.

Sesaat saat mereka sudah pergi aku pun memutuskan untuk menonton televisi.Posisi saat itu aku sendirian di ruang tamu karena yang lain sudah balik ke kamar masing-masing untuk beristirahat.

Saat lagi serius menonton sayup-sayup aku mendengar suara cewek sedang menangis.Suaranya sangat kecil dan sangat jauh karena penasaran aku pun mencari-cari suara tsb.Saat lagi mencari tiba-tiba suara tsb menghilang karena suaranya sudah hilang aku pun lanjut menonton. 

Gak lama setelah itu dari arah kamar mandi terdengar suara air seperti ada yg menggunakan kamar mandi saat di cek ternyata ga ada siapa-siapa.Merinding,satu kata yang bisa aku sampaikan saat itu.Selang beberapa saat suara nangis itu kembali muncul bedanya suaranya kali ini lebih jelas dari sebelumnya.Asal suara ini seperti berasal dari lorong yang dapat tembus depan villa.Karena penasaran aku pun mengintip di celah-celah jendela.Betapa terkejutnya aku disana terdapat seorang perempuan yang sedang menangis.Setelah melihat itu aku yg shocked langsung lari menuju kamar mas Rizki. 

Helo semua ! Sorry lupa kabarin cerita ini nanti akan saya lanjutkan saat malam atau besok karena ga sanggup🥹 tapi jangan khawatir saya usahakan besok cerita ini bakal end ya🥹🫠🫶🏻 

Pov Mas Rizki

Malam itu, aku merasa ada yang tidak beres dengan villa ini tapi karena pikiran aku sudah ke mana-mana aku memutuskan untuk berbaring diatas kasur.Tapi,siapa sangka sayup-sayup aku dapat mendengar suara cewek yang sedang merintih.Awalnya merintih tapi lama-lama 

terdengar seperti menangis.Aku tidak berani untuk mecari sumber suara tapi yang pasti suasananya sangat mencekam.Sampai tiba dimana mba Dwi tiba-tiba memasuki kamar disaat itulah aku bisa merasa sedikit tenang.Aku tidak berani menceritakan hal ini kepada mba Dwi.Tapi,yang bisa aku rasakan mba Dwi sepertinya juga baru mengalami hal yang tidak aku ketahui.Aku cuman berharap hari cepat terang dan kita bisa segera pulang dari tempat ini…

-End pov Rizki- 

Jam menunjukkan pukul 10.00 akhirnya orang-orang yang kita tunggu sudah pulang.”Bu,cepat bersih-bersih dan segera masuk ke kamar ya ga usah mandi lagi.” Kata mas sugeng.Aku yang mengerti maksud mas sugeng pun segera berbersih kemudia memasuki kamar. Sebelum itu,mas Sugeng sudah berpesan untuk menaruh benda(kulit harimau,taring,kuku,kumis harimau dan sebagainya) tsb dibawah bantal yang akan aku tiduri.Sudah hampir jam 12.00 tapi aku masih belum bisa tidur,tidak tau kenapa aku selalu dihantui sama rasa gelisah.Tiba-tiba di lantai 1 aku mendengar banyak banget suara kucing yang mengeong padahal di villa tsb tidak ada kucing.Btw suara itu terdengar oleh semua orang yang berada di villa.Suara itu terdengar dari jam 12.00-2.00 (pokoknya lama banget). 

Okay sekiann besokk sayaa lanjutin okayy karenaa mau pergi makan dulu huehhehehehehe🤭🫶🏻 

Suara kucingnya berasal dari lantai 1 tapi pas dicek ga ada kucingnya cuman ada suaranya.Besoknya kita semua langsung berberes dan langsung check out dari villa tsb.Gak ada yang mandi karena takut (hahaha).Setelah udah keluar dari villa tsb barulah semuanya pada cerita-cerita. 

Mulai dari mba Dwi dan mas Rizki yang menceritakan pengalamannya diganggu oleh sosok perempuan di sekitar lorong.Kemudian dilanjutkan oleh mas Alex yang juga berkata bahwa ia juga mendengar sosok perempuan yang sedang menangis.Di hari itu kita semua akan balik ke kota J dan kita memutuskan untuk tidak menginap di hotel manapun.Yang menyetir saat itu adalah mas Sugeng tapi nanti akan bergantian ke yang lain.Tidak terasa hari sudah malam tetapi kita masih berada di salah satu tol (yang katanya cukup angker) saat itu yang menyetir adalah mas Rizki. 

Tapi,selang beberapa lama saat mas Rizki sedang menyetir mas Rizki tiba-tiba membanting setir dan hampir menabrak salah satu pembatas tol.Seketika semua orang saat itu terbangun dan untungnya mas Rizki masih bisa mengontrol setir itu kembali sehingga tidak terjadi hal yang tidak 

diinginkan.Kejadian itu terjadi sangat cepat dan sulit untuk dijelaskan oleh kata-kata.Setelah kita tiba di kota J mas Rizki pun mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada saat itu.Mas Rizki berkata bahwa malam itu saat ia sedang mengemudi tanpa sengaja ia melihat ada seorang muka perempuan yang menempel dikaca mobil.

ILUSTRASI : CR = Google

Karena panik ia pun membanting setir.

Cerita kali ini end sampai disini tapi sebelum kita akhirin aku mau spill beberapa kejanggalan yang aku temuin di villa so,check this out :

1. Setiap rumah di Bali itu memiliki semacam sesajen gt tapi divilla yang aku tinggal ini sama sekali ga ada sesajennya.Jadi,apakah gara-gara hal ini si “makhluk” jadi lebih ganas?🤔

2. Sebelum memasuki villa kenapa pemilik villa harus mengetuk pintu sebanyak 3x terlebih dahulu?

3. Kenapa harga villanya murah banget? Padahal villa itu termasuk lumayan bagus dari segimanapun. 

Btw kalau kalian penasaran semua temen-temen yang nginap di villa ga ada yg berani buat tidur di kamar 3 jadi waktu kita menginap disana kita sama sekali ga nyentuh kamar 3(setelah turun dari kamar 3 yang tangan aku memerah). 

Okay sekian untuk cerita kali ini semoga pada suka (maaf kalau ada typo/belibet karena aku masih amatir).Cerita selanjutnya juga ga kalah seru dan serem so see you guys next time🫶🏻🫶🏻 

KEJADIAN TAK TERDUGA SAAT BERLIBUR DI BALI

-END- 

Thread By @ItsBoohere_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *