RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Pekerja Pabrik Meninggal Setelah Membunuh Tikus

“Perutnya bolong, persis seperti apa yang dia lakukan saat membunuh tikus kemarin!”

cerita pendek.

Pekerja pabrik meninggal setelah membunuh tikus. Cerita ini berdasarkan dari kisah nyata.

“Pak sampean ngopo? Kok koyo wong bingung?” (Pak sampean kenapa? Kok seperti orang bingung) tanya Darman, teman satu shiftnya. 

“Lagi goleki tikus, Dar. Ketmau cat cit cat cit wae, griseni.” (Lagi nyari tikus, Dar. Dari tadi cat cit cat cit terus, gangguin.) jawab Pak Antok.

“Welah Pak. Sampean opo gak iling? Kan gak oleh mateni kewan sik neng pabrik iki, Pak?” 

(Waduh Pak. Sampean apa gak ingat? kalo tidak boleh membunuh hewan yang ada di pabrik ini) Darman mencoba mengingatkan Pak Antok kembali.

“Wah ra percoyo aku, Dar.” (Wah gak percaya saya, Dar) 

Pak Antok tetap kekeh dengan pendiriannya. Dia tetap mencari hewan itu. Sampai akhirnya Pak Antok menemukan dan langsung menghunuskan besi panas yang sudah ia panasi sebelumnya, tepat pada perut si tikus tersebut. Membuat hewan itu langsung mati di tempat. 

Setelah itu, tak ada keanehan mau pun kejanggalan yang di rasa Pak Antok. Namun, keesokan harinya, Pak Antok di kabarkan masuk rumah sakit. Bahkan setelah tiga hari, Pak Antok tak kunjung sembuh, justru sebaliknya, sakitnya bertambah parah. 

Dokter pun sampai bingung dengan sakit yang di derita Pak Antok. Bahkan setelah di periksa dan di cek berkali-kali, Dokter tak menemukan penyakit serius. 

Di malam kelima, sebelum Pak Antok menghembuskan nafas terakhirnya, kebetulan Darman sedang menjenguknya. Darman sempat panik dan cemas, manakala Pak Antok selalu meraung kesakitan dan berontak kalau perutnya perih dan panas. 

Hal itu mengingatkan dirinya ketika melihat Pak Antok membunuh tikus itu. Sampai tak lama, Pak Antok di nyatakan meninggal dengan cara yang aneh. Tepat di perut sampingnya, tampak berlubang dengan mengeluarkan cairan nanah dan berbau. Darman yang saat itu menyaksikan, begitu merinding. Ia menyimpulkan, bahwasanya, apa yang sudah di ingatkan oleh juru kunci pabrik, benar-benar nyata. 

“Jangan sampai kamu membunuh hewan yang ada di dalam lingkup pabrik ini ya, Dar? kecuali hewan itu mencelakaimu, halal untuk di bunuh. Tapi kalau hanya mengganggu, sebaiknya di usir saja.” begitulah peringatan dari juru kunci, ketika Darman menanyakan sebab kematian Pak Antok. 

Sebenarnya banyak kejadian aneh yang terjadi dan menimpa para pekerja. Contohnya, ada salah satu pekerja yang sengaja menginjak dan membunuh kecoak. Tak berselang lama, pekerja itu terjatuh dari tangga dan terguling-guling. Sampai akhirnya ia koma sebelum akhirnya meninggal. 

Satu lagi kejadian aneh. Sebut saja namanya Sugeng. Ia sedang membuat sebuah jugangan atau liang lahat untuk membuang sampah. Ia tak sengaja meludah di samping kirinya. Saat itu juga mengenai sosok penunggu pabrik. Mungkin sosok itu merasa tak terima, 

Sugeng tiba2 terjungkal ke dalam liang lahat yg ia buat dan cangkulnya menancap tepat pd batok kepalanya.

Ada bnyk kejadian di luar nalar di pabrik tersebut, kalo saya ceritakan semua, mungkin akan memakan waktu lama, jd saya akhiri sampai di sini saja, sekian dan terimakasih. 

Thread By @cerita_setann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *