RAWON.ID

Semua Tentang Mistis

Pengalaman Digandol 3 Setan Sekaligus Di Hotel Belanda

Lama nih gak share pengalaman Horor, Sebenarnya banyak sekali cerita horor yang pernah dialamin. Tetapi ini yang paling fresh dan baru terjadi beberapa minggu lalu.

Kejadiannya bukan di malam jumat tetapi di malam minggu. 

Jadi kronologinya begini….

hari sabtu aku ada acara di salah satu kota di Jawa Timur. Biasa kan kalau blogger pemburu kerjaan sepertiku mendaftar kemana-mana, namanya juga mengais rejeki. 

Karena acaranya hari sabtu, dan kereta yang menuju kota tersebut hanya satu maka aku berangkat hari jumat agar dan memilih menginap di kosan teman. (dia menyebutnya apartemen).

Saya menginap disana sehari sebelum acara, dan pergi pagi untuk hadir acara di sebuah hotel 

oke bahasanya pake aku saja ya, biar enak. Suka gak konsisten aku make kata “aku” dan “saya”.

Acara waktu itu selesai sekitar jam 12 siang.

Oh ya, sebelum acara aku sempat menghubungi teman disana untuk minta rekomendasi tempat menginap. Apakah Airy, reddorz atau OYO 

tapi beliau berucap begini “mas, daripada sampean nginap di hotel dan berbayar. aku punya chanel nih buat review hotel sekaligus bisa menginap disana gratis”

begitu ucapnya.

tanpa pikir panjang, ya aku iyain aja gitu kan. Namanya juga ditawarkan gratis. Masak iya ditolak 

awalnya akan menginap di hotel itu malam sabtu, karena malam minggu rencana akan menginap di kosan teman tadi.

Pengennya sih menginap 2 hari di hotel, tetapi jatahnya cuma sehari. Itupun sudah alhamdulillah kan ya, namanya juga dikasih akses gratis 

Oke kembali ke cerita tadi ya, Acaraku selesai jam 12, lebih awal dari jadwal yang direncanakan. Sedangkan jadwal cek in hotel adalah jam 14.30 WIB.

Tetapi karena obrolan sudah habis di acara, lebih baik ke penginapan untuk menaruh barang-barang bawaan. 

Untuk ranselku sendiri isinya lumayan berat, karena harus membawa pakaian, kemudian laptop untuk mengerjakan deadline majalah dan pastinya perlatan sederhana seperti Tripod. sisanya keperluan seperti biasa.

Apalagi ketika selesai acara kemarin, barang bawaan bertambah lagi. 

lokasi acara dengan penginapan ini tidak terlalu jauh kok. Hanya memakan waktu beberapa menit saja menggunakan GrabCar. Tetapi bukan itu intinya, intinya adalah aku melakukan kesalahan di hotel tempat menginap sehingga diberikan peringatan oleh penghuni sana… 

Hotel tempat menginapku ketika itu sangat tenang dan damai sebenarnya. Penghuni hotel tidak jahil jika tidak sompral, dan kesompralanku membuatku mendapat peringatan oleh leluhur disana.

hotel ini letaknya sangat strategis btw, cuma nyebrang jalan kaki dari stasiun. 

seperti yang kubilang tadi ya, aku tiba di penginapan satu jam sebelum jadwal cek in. Jadinya hanya mendapatkan welcome drink sembari menunggu jadwal cek in di lobby hotel.

dan kesompralanku terjadi di lobby ini, hingga akhirnya digandoli 3 setan penghuni hotel 

di lobby hotel, disambut oleh staf dan karyawan hotel ketika itu. Sembari mengobrol mengenai hotel dan sedikit bercerita pengalaman dan menanyakan mengenai sisi mana yang perlu untuk diangkat dari hotel.

Nah, sembari berbincang. Pandanganku tertuju di pojok lobi dekat toilet 

dibagian pojok tersebut, ada dua lukisan terpampang. Aku menebaknya kalau lukisan tersebut adalah wajah pemilik pertama hotel tersebut. Dibawah lukisan ada kursi goyang dari kayu yang bisa dibilang adalah kursi lama dan bisa jadi pernah diduduki oleh pemilik hotel semasa hidupnya 

Padahal di kursi tersebut jelas-jelas ada tulisan “Dilarang menduduki kursi”, tetapi ya entah apa yang merasukiku ketika itu sehingga terpancing untuk berbuat sompral.

Kursinya aku mainin dong, berharap bisa goyang kan kursinya. Maksudku mau membuat video kursi gerak sendiri 

tetapi ternyata kursinya tidak bisa digoyangkan, karena dibawah sudah diberikan blok kayu kecil sehingga bisa seimbang dan gak bisa digoyangkan.

Disitulah aku tertawa dengan tingkah sendiri sambil tanga masih menggoyangkan kursi tersebut. oh ya, aku gak menginap sendiri btw 

setelah kejadian itu, sebenarnya keadaan masih biasa-biasa saja. bahkan aku bisa minum dua gelas thai thea. Tetapi tidak setelah beberapa jam kemudian. 

Setelah jam 14.30 lalu kami cek in dan dibolehkan untuk menaruh barang-barang dikamar. Ditemani oleh salah satu staf hotel untuk ditunjukan dimana lokasi kamar untukku dan teman-teman.

aku dan teman-teman mendapatkan 5 kamar dengan masing-masing kamar diisi 2 orang 

Aku mendapatkan kamar paling ujung, dan benar masih baik-baik saja. Hanya saja setelah membuka kamar dan menaruh barang-barang, barulah badan mulai terasa aneh.

Dimana semuanya merasa berat, mulai dari punggung sangat berat hingga tangan kanan yang pegal. 

Aku masih belum menyadari kalau ternyata aku sedang menggendong 2 setan yang bergelantungan di punggung dan satu lagi di tangan kanan. Itulah yang membuat semuanya terasa berat. 

karena janji untuk bertemu dengan manager hotel adalah jam 4, sedangkan jam masih menunjukkan jam 3. Disitu sudah masuk jam Ashar. Tetapi aku hanya bisa rebahan saking beratnya badan dan pegalnya minta ampun. 

Karena melihat kondisiku, temanku nyeletuk bilang “mas ham, shalat ashar yuk. sampean belum shalat kan”

“astagfirullah, iya. lupa kalau udah masuk ashar dan belum shalat”

lalu kami menuju musahala yang berada di pojok hotel lantai 1. nah kamarku ada di lantai 2 sebenarnya 

entah kenapa, ketika shalat ashar itu terbesit keinginan untuk membaca al-ikhlas, al-falaq, an-nas, dan ayat kursi.

Tetapi setiap membaca ayat itu masing-masing di tiap rakaat, rasanya mual pengen muntah. Dan badan rasanya tertarik kebelakang. 

tetapi karena itu kewajiban jadinya mualnya aku tahan hingga ke rakaat terakhir. Tetapi di rakaat terakhir ini setelah mebaca ayat kursi, barulah teringat mengenai kesompralanku ketika di lobby hotel. 

Setelah selesai shalat ashar, semua rasa mual dan pusing menghilang. Tersisa tubuh yang berat, dan tangan kanan yang pegal. entah benar atau tidak, disitu aku merasa kalau memang ada yang aneh denganku. Setiap helai nafas aku isi denga istigfar 

tetapi sayangnya ternyata aku malah merasakan kalau ada dua orang yang bergelantungan di pundakku dan satu lagi mengikat di tangan kanan.

yang aku rasakan, dua setan yang ada dibelakang adalah 2 orang dalam lukisan di lobby hotel dan yg bergelantungan di tangan itu sosok anak2 

Karena merasa ada keanehan itulah akhirnya saya meminta teman untuk membantu. teman yang tadi mengajak shalat ashar, karena dia sadar kalau ada yang tidak beres denganku. Biasanya ketika adzan berkumandang aku langsung mengajaknya untuk shalat. 

Dilakukanlah beberapa cara sambil aku bantu dengan membaca ayat-ayat tertentu, dengan harapan semoga bisa membuat semuanya kembali normal. Setelah meminta bantuan tersebut, akhirnya pelan-pelan semuanya kembali normal. 

Tetapi selalu saja ada keanehan lain ketika keanehan pertama terjadi. Tidak seperti biasanya aku mendengar bisikan yang meminta untuk setiap kali akan keluar hotel atau masuk hotel harus membawa bunga sedap malam. 

ketika aku gak bawa bunga kemana-mana, disitu aku merasa pusing dan ingin muntah. Karena takut teman-teman tahu apa yang aku alami tersebut, akhirnya aku mencoba menyematkan bunga tersebut di resleting tas. 

Keanehan selanjutnya adalah ketika membawa dua tangkai bunga ke kamar, padahal sebelumnya tidak ada ulat di bunga itu. Namun ketika tiba di kamar ternyata bunga satunya keluar ulat gede dong.

dan aku merasakan ada yang melihat dari samping kamar. Padahal kondisi kamar kosong 

tengah malampun, aku belum tertidur karena perasaan yang gak enak waktu itu. Dan benar, ternyata diluar ada anak-anak dan satu sesepuh yang mengerang karena kenalanan anak-anak itu. anak itu adalah anak yang sama menggelantung di tanganku.. 

si anak kecil cuma tersenyum dan melambaikan tangan kepadaku yang melhiat dari dalam jendela. Dan benar, teman kamar sebelah juga mendengar erangan sesepuh tadi. Tetapi karena memang sudah sering melihatnya, jadi aku merasa tidak terlalu takut. 

Pesan untuk teman-teman jika menginap atau mendatangi tempat baru. Harap sopan dan selalu memberikan salam. Karena kita hidup berdampingan dengan mereka. Jangan melakukan hal sompral sepertiku, takutnya malah ada yang nempel di kamu nanti dan terbawa hingga ke rumah

[Thread END] 

Thread By @blogsadli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *